JAKARTA, KOMPAS.com - Permintaan Turki akan bahan-bahan alam Indonesia, seperti kayu, kertas, dan karet, cukup tinggi.  Dominasi ekspor Indonesia ke Turki, memang masih ke produk alam. Sekalipun demikian, ada juga ekspor produk telekomunikasi.

db231 avw Turki Butuh Bahan Alam Indonesia

“Sekarang yang diminta terus dari Turki, itu adalah kayu, kertas, dan ban dari karet. Mereka juga butuh batubara,” sebut Aip Syarifuddin, selaku Ketua Komite Turki Kadin Indonesia, di Jakarta, Kamis (2/6/2011).

Oleh karena itu, lanjut dia, Indonesia sangat potensial dalam investasi di sumberdaya alam tersebut. “Bidang-bidang usaha tadi sudah ada peminatnya. Dan sekarang lagi negosiasi. Bahkan sudah ada juga yang tandatangan MoU,” sebutnya.

Menurutnya, perusahaan-perusahaan Turki juga berminat untuk menanamkan investasinya di Indonesia. “Sekarang ada beberapa pengusaha Turki yang menginginkan dan sudah meminta itu mau investasi di bidang sawit, tepung terigu, terus batubara,” ungkapnya.

Bahkan untuk batubara, ia menyebutkan, ada perusahaan Turki yang sudah punya konsesi pertambangan (KP) di Kalimantan Tengah dan Timur.



e1bbc ico share001 Turki Butuh Bahan Alam Indonesia
8e8b9 ico email001 Turki Butuh Bahan Alam Indonesia
8e8b9 ico print001 Turki Butuh Bahan Alam Indonesia

Article source: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2011/06/02/14541310/Turki.Butuh.Bahan.Alam.Indonesia

Related posts:

  1. Indonesia Targetkan 10 Miliar Dollar AS dengan Turki
  2. Indonesia-Turki Perlu FTA
  3. Ada Turki Export Product Fair
  4. CBM Butuh Insentif dari Pemerintah
  5. Stok Bahan Pokok untuk Lebaran Cukup