REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -— Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), M Nuh menegaskan, siswa yang mendekam dalam lembaga pemasyarakatan maupun siswi hamil tetap diperkenankan mengikuti Ujian Nasional (UN). Menurutnya, setiap siswa SMA tidak boleh kehilangan hak dan harus mendapatkan pelayanan yang sama untuk mengikuti ujian nasional (UN) 2011/2012 yang digelar mulai 16 April 2012.

“Apakah yang bersangkutan tengah ditahan dalam lembaga pemasyarakatan atau sedang hamil, mereka juga punya hak untuk dilayani,” tegas Mendikbud di kantornya, Kamis (12/4). Mereka, kata Nuh, bisa mengikuti ujian paket kesetaraan. Namun, bisa juga kelulusan mereka ditentukan oleh kebijakan.

“Prinsipnya tidak ada aturan permanen yang melarang mereka ikut UN, artinya mereka pun tetap memiliki hak yang sama seperti siswa lainnya,” jelas mendikbud.

Saat disinggung jumlah peserta UN 2011/2012 yang bermasalah karena ditahan, Nuh mengaku tidak tahu persis. Namun, kata dia, persoalan ini dapat diatasi dengan baik. Apalagi, pada pelaksanaan UN sebelumnya, juga pernah ada siswa harus mengerjakan UN dari balik jeruji besi tahanan. “Biasanya yang di lapas dari rayon diberikan ke sub rayon lalu diberikan sekolah yang terdekat dari lapas,” tambahnya.

Article source: http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita-pendidikan/12/04/12/m2d5sm-siswa-ditahan-di-lp-bisa-ikuti-un

Related posts:

  1. Tak Ada Diskriminasi Guru Agama Dalam Uji Kompetensi
  2. M Nuh: Jangan Ada Ruang Kelas Rusak
  3. KPK & Kemendikbud akan Ciptakan ‘Generasi Tahan Godaan Korupsi’
  4. Siswa SMA Meninggal di Ruang Guru
  5. Siswa SMA Meninggal di Ruang Guru