REPUBLIKA.CO.ID, INCHEON– Lifter Irak gagal untuk kedua kalinya dalam pemeriksaan doping dalam enam tahun dan dikeluarkan dari Asian Games Incheon, Selasa, kata ofisial.

Mohammed al Aifuri, yang berada di urutan ketujuh pada kelas berat super putra +105kg di Incheon, gagal diperiksan untuk kedua kalinya Selasa dan keempat kalinya sejak hari pertama event selama 15 hari itu.

OCA mengatakan, tes yang dilakukan pada 14 September, sebelum event itu dimulai, atlet itu terdeteksi menggunakan anabolic steroids etiocholanolone dan androsterone, zat terlarang dalam daftar Kantor Anti-Doping Dunia.

Sebelumnya, Selasa, pemain medali emas wushu dari Malaysia diumumkan positif menggunakan stimulantdal. Seorang pemain sepak bola Tajikistan dan pemain soft tenis dari Kamboja juga gagal dalam tes obat terlarang dan dikeluarkan. Tiga kasus lainnya adalah penggunaan semacam obat perangsang lainnya.

Kepala delegasi Irak Taleb Faisal mengatakan kepada AFP, ia belum diberitahu secara formal tentang hal itu dan terganung pada fedeasi angkat besi internasional (IWF) untuk memutuskan apakah Aifuri akan dihukum.

Aifuri (32) juga pernah dihukum IWF pada 2008 karena menggunakan metandienone, zat steroid lain yang dilarang. Pada cabang angkat besi pernah diketahui atletnya kerap menggunakan obat terlarang untuk meningkatkan penampilan, tapi dalam beberapa waktu ini selalu dapat diketahui dengan cepat.

Article source: http://www.republika.co.id/berita/asian-games/news-asian-games/14/10/01/ncq8js-atlet-negara-ini-terbukti-doping-dan-dipulangkan-paksa-dari-asian-games