<!– Berita terbaru #Kompas.com

–>



JAKARTA, KOMPAS.com  –
Indeks Harga Saham Gabungan (IHGS) sesi I, Senin (30/9/2013), ditutup merah dengan penurunan sebesar 70,51 poin atau melemah 1,59 persen  menjadi 4.353,21.

Tercatat ada 210 saham yang turun dan 35 yang saham naik, dan 56 saham diam tak bergerak. Sampai sesi I, tercatat ada 1,70 miliar saham yang diperdagangkan dengan nilai Rp 2.011,30 triliun.

Sementara nilai tukar rupiah di pasar spot turun makin dalam siang hari ini, dan berada di posisi paling lemah sejak empat setengah tahun lalu atau tahun 2009 lalu. 

Sampai pukul 12.04 WIB, nilai tukar rupiah sudah melorot 3,18 persen menjadi Rp 11.655 per dollar Amerika Serikat (AS). Padahal, akhir pekan lalu Jumat (27/9/2013), rupiah sempat berada di posisi Rp 11.284 per dollar AS.

Reuters memberitakan, pelemahan rupiah terjadi seiring dengan meningkatnya potensi shutdown pemerintah AS, yang membuat investor menghindari aset pada mata uang berisiko.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia (BI) hari ini ditetapkan Rp 11.613 per dolar AS atau naik dari kurs tengah akhir pekan lalu yang berada di posisi Rp 11.532 per dollar AS. (Asnil Bambani Amri)

<!–

  • Sebelumnya
  • Halaman 1/3
  • Selanjutnya

–>





60396 1131125t IHSG Melorot, Rupiah Makin Terpuruk


7988e 3d989b89d93ac02a22b5dd50c6ea031f t IHSG Melorot, Rupiah Makin Terpuruk


bca5c top stories IHSG Melorot, Rupiah Makin Terpuruk


5bb32 2128023lorenzo pedrosa2 2909t IHSG Melorot, Rupiah Makin Terpuruk


47750 0026453PausVatikanSuriah071378824261 previewt IHSG Melorot, Rupiah Makin Terpuruk



Article source: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/09/30/1321215/IHSG.Melorot.Rupiah.Makin.Terpuruk