VIVAnews - Maskapai penerbangan murah asal India, GoAir, memutuskan hanya mempekerjakan awak kabin perempuan dengan alasan efisiensi bahan bakar pesawat. Awak kabin pria lebih berat sehingga membuat avtur terbakar lebih banyak.

Diberitakan Businessinsider, Minggu 30 Juni 2013, berat pramugari lebih ringan 15-20 kilogram dibandingkan pramugara. Hal ini akan membantu menghemat bahan bakar sekitar US$440 ribu per tahun.

“Kami melihat segala kemungkinan untuk memotong biaya agar lebih menguntungkan,” kata Chief Executive Officer Go Air, Giorgio De Roni.

Nilai mata uang Rupee India turun 27 persen terhadap dolar AS sejak Juli 2012 membuat biaya operasional maskapai membengkak 300 juta rupee atau setara US$5 juta.

Saat ini Go Air mengoperasikan 15 pesawat dengan 330 awak kabin, di mana 132 orang di antaranya adalah laki-laki. Ia memastikan, awak kabin laki-laki yang ada saat ini tidak akan dipecat.

Namun, Go Air berencana membeli 80 pesawat baru pada 2020 dan akan ada rekrutmen awak kabin, di mana semuanya adalah pramugari. Tidak hanya berat badan, maskapai juga telah mengurangi berbagai volume berat yang dibawa pesawat seperti tangki air saat ini hanya membawa setengah dari kapasitas penuh.

Ini dengan perhitungan rata-rata penumpang hanya menghabiskan air untuk toilet setengah dari tangki penuh dalam satu penerbangan. (umi)

Article source: http://bisnis.vivanews.com/news/read/424930-maskapai-india-ini-hanya-pekerjakan-awak-kabin-perempuan